PERANCANGAN ULANG ALAT UJI FATIK TIPE ROTARY BENDING

Authors

  • Maryadi Maryadi Universitas Islam As-Syafi'iyah image/svg+xml
  • Dwi Rizki Luqman Hakim PT. Epiterma Mas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33379/gtech.v6i1.1237

Keywords:

perancangan ulang, uji fatik, rotary bending, kurva S-N

Abstract

Rotary Bending Fatigue adalah alat uji untuk mengetahui batas kelelahan yang terjadi pada material, dimana fatik terjadi akibat adanya pembebanan. Perpatahan terjadi karena ketika material telah mengalami siklus tegangan yang menghasilkan kerusakan permanen sebagai proses perubahan struktur permanen pada satu titik menjadi permualaan retak, penyebaran retak dan yang terakhir mengalami patah yang dilakukan dengan cara pembebanan yang bervariasi mulai dari beban 10 kg sampai 45,5 kg. Dari proses pengujian ini hasil penyajian data yaitu mengunakan kurva S-N. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan konsep-konsep teoritis yang didapat pada saat kuliah kedalam perancangan atau rancang bangun sebuah peralatan yang sebenarnya dengan beberapa pendekatan yang memungkinkan. Pengujian bermula dari perancangan ulang, perbaikan dan upgrading alat uji fatik yang sudah tidak bisa digunakan sehingga dapat digunakan kembali. Sehingga alat uji fatik ini dapat digunakan kembali untuk praktikum pengujian kelelahan pada suatu poros berbahan logam di Laboratorium Proses Produksi Mesin Universitas Islam As-Syafi’iyah. Untuk memudahkan pengoperasian dan menjaga keselamatan operator alat uji fatik ini, maka dibuat juga standar operasional prosedur.

References

Alaneme, K.K. (2011). Design of a Cantilever – Type Rotating Bending Fatigue Testing Machine. Journal of Mirals & materials Characterization & Engineering, Vol. 10, No.11, pp. 1027-1039.

Budiyanto, Eko., Nugroho, Eko., Zainudin Agus. (2018). Uji ketahanan fatik alumunium scrap hasil remelting piston bekas menggunakan alat uji fatik tipe rotary bending. Jurnal Turbo Vol. 7 No. 1, hal. 93-100.

Dahlan, Dahmir. (2012). Elemen Mesin. Jakarta: Citra Harta Prima

Dieter, George E. (1992). alih bahasa Djaprie, Sriati. Metalurgi Mekanik. Jakarta: PT. Erlangga, Jakarta.

Dowling, N,E. (1991). Mechanical Behaviour of Material. New Jersey: Prentice.

International For Use of ONO’S (2004). High Temperature Rotating Bending Fatigue Testing Machine, Model H6.

Junaidi. (2002). Mesin Uji Rotary Bending Fatigue. Universitas Islam As-Syafi’iyah.

Nieman, G. (1986). Elemen Mesin Jilid 1 Desain dan Kalkulasi dari Sambungan, Bantalan dan Poros. Jakarta:PT. Erlangga.

Pambayu, Clementinus Benny Agung., Irawan, Agustinus Purna., Utama, Didi Widya. (2015). Perancangan ulang alat uji fatigue rotary bending. Jurnal Poros Vol. 13 No. 2, hal. 42-45.

Sularso, Kiyokatsu Suga. (1997). Dasar Perancangan dan Pemilihan Elemen Mesin. Jakarta: PT. Pradnya Paramita.

Teguh Sugiarto, Zulhanif, Sugiyanto. (2013). Analisis Uji Ketahanan Lelah Baja Karbon Sedang Aisi 1045 Dengan Heat Treatment (Quenching) Dengan Menggunakan Alat Rotary Bending. Universitas Lampung.

Published

2022-04-11

How to Cite

PERANCANGAN ULANG ALAT UJI FATIK TIPE ROTARY BENDING. (2022). G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 6(1), 23-31. https://doi.org/10.33379/gtech.v6i1.1237